Deskripsi Produk
Jaring kawat baja tahan karat memainkan peran penting dalam proses penyaringan produksi minyak sawit. Minyak kelapa sawit adalah salah satu minyak nabati yang paling banyak digunakan dan memerlukan penyaringan yang efektif untuk menghilangkan kotoran seperti padatan, serat, dan debu yang dapat mempengaruhi kualitas, keamanan, dan umur simpan produk akhir. Jaring kawat baja tahan karat memberikan solusi optimal. Jaring filter baja tahan karat ditandai dengan ketahanan terhadap korosi, ringan, perakitan mudah, dan jaring halus. Dan secara akurat dapat memisahkan partikel yang tidak diinginkan dari minyak sawit, sehingga menghasilkan minyak akhir yang Anda inginkan.

Jenis Wire Mesh Stainless Steel untuk Filtrasi Minyak Sawit:
1· Jaring Baja Tahan Karat Tenun Polos
Ini adalah jenis wire mesh yang paling umum digunakan untuk keperluan filtrasi umum. Ini menawarkan kombinasi seimbang antara kekuatan, daya tahan, dan filtrasi efektif. Jaring baja tahan karat tenunan polos digunakan dalam banyak tahap penyaringan minyak sawit, termasuk penyaringan minyak mentah dan penyulingan.
|
Meja-1: Spesifikasi Tenunan Polos |
|||||
|
Bahan |
Jumlah Jaring/inci |
Diameter kawat (mm) |
Diameter kawat (mm) |
Daerah Terbuka |
Berat (kg/m2) |
|
AISI 304/316L |
3 |
1.6 |
6.867 |
66% |
3.82 |
|
AISI 304/316L |
3 |
1.4 |
7.067 |
70% |
2.92 |
|
AISI 304/316L |
4 |
1.6 |
4.75 |
56% |
5.09 |
|
AISI 304/316L |
4 |
1.4 |
4.95 |
61% |
3.89 |
|
AISI 304/316L |
5 |
1.2 |
3.83 |
57% |
3.88 |
|
AISI 304/316L |
5 |
1 |
4.08 |
65% |
2.48 |
|
AISI 304/316L |
6 |
1.4 |
2.833 |
45% |
5.84 |
|
AISI 304/316L |
8 |
0.8 |
2.375 |
56% |
2.54 |
|
AISI 304/316L |
8 |
0.71 |
2.465 |
60% |
2 |
|
AISI 304/316L |
10 |
0.9 |
1.64 |
42% |
4.02 |
|
AISI 304/316L |
12 |
0.8 |
1.317 |
39% |
3.82 |
|
AISI 304/316L |
12 |
0.71 |
1.407 |
44% |
3.01 |
|
AISI 304/316L |
16 |
0.63 |
0.958 |
36% |
3.15 |
|
AISI 304/316L |
20 |
0.5 |
0.77 |
37% |
2.48 |
|
AISI 304/316L |
20 |
0.45 |
0.82 |
42% |
2.01 |
|
AISI 304/316L |
24 |
0.45 |
0.608 |
33% |
2.41 |
|
AISI 304/316L |
24 |
0.355 |
0.703 |
44% |
1.5 |
|
AISI 304/316L |
28 |
0.355 |
0.552 |
37% |
1.75 |
|
AISI 304/316L |
60 |
0.185 |
0.243 |
33% |
0.97 |
|
AISI 304/316L |
60 |
0.16 |
0.263 |
39% |
0.76 |
2·Tenunan Belanda PolosJaring Baja Tahan Karat
Wire Mesh Tenun Belanda Polos dibuat dengan menggunakan kabel penutup dan kawat lungsin dengan diameter berbeda, dengan kawat penutup lebih tipis dari kawat lungsin. Kawat penutup yang lebih tipis dijalin erat dengan kawat lusi berdiameter lebih besar, menciptakan jaring berkekuatan tinggi yang memastikan aliran lancar sekaligus menjaga integritas struktural. Kabel kecil yang dijalin erat membentuk jaring padat yang ideal untuk filtrasi, sedangkan kabel yang lebih besar memberikan kekuatan dan daya tahan tambahan.
|
Tabel-1: Spesifikasi Tenunan Belanda Polos |
||||||
|
Jala |
Diameter kawat (mm) |
Mikron mutlak |
Mikron nominal |
Berat kg/m2 |
||
|
Hitung/inci |
melengkung |
pakan |
||||
|
AISI 304/316L |
12 × 64 |
0.58 |
0.40 |
270–285 |
200-205 |
3.64 |
|
AISI 304/316L |
14 × 88 |
0.50 |
0.33 |
225–245 |
150-155 |
3.27 |
|
AISI 304/316L |
24 × 110 |
0.36 |
0.25 |
115–125 |
80-85 |
2.70 |
|
AISI 304/316L |
30 × 150 |
0.23 |
0.18 |
95–100 |
65-70 |
1.60 |
|
AISI 304/316L |
40 × 200 |
0.18 |
0.14 |
65–70 |
55-60 |
1.30 |
|
AISI 304/316L |
50 × 250 |
0.14 |
0.11 |
55–60 |
40-45 |
1.00 |
|
AISI 304/316L |
80 × 400 |
0.125 |
0.071 |
43–48 |
35-40 |
0.81 |
3· Tenunan Belanda TerbalikJaring Baja Tahan Karat
Reverse Dutch Weave Wire Mesh dibuat dengan teknik tenunan polos, namun dengan kabel penutup yang diameternya lebih besar dari kabel lusi. Konstruksi unik ini menghasilkan jaring yang sangat kuat, dengan jumlah jaring lusi yang lebih tinggi dibandingkan jumlah jaring penutup. Reverse Dutch Weave menawarkan peningkatan kekuatan tarik di kedua arah, bersama dengan lubang yang lebih kecil dan jumlah bukaan per satuan luas yang lebih tinggi dibandingkan dengan tenunan Belanda standar. Ukuran bukaan berkisar dari 200 mikron hingga 14 mikron.
|
Tabel-2: Spesifikasi Reverse Dutch Weave |
|||||
|
Bahan |
Jumlah Jaring/inci |
Diameter kawat (mm) |
Mikron mutlak |
Mikron nominal |
Porositas (%) |
|
AISI 304/316L |
128/36 |
0.202/0.400 |
95-105 |
80 |
55 |
|
AISI 304/316L |
170/50 |
0.150/0.300 |
82-90 |
60 |
54 |
|
AISI 304/316L |
290/75 |
0.090/0.200 |
50-55 |
40 |
53 |
|
AISI 304/316L |
625/125 |
0.040/0.130 |
25-32 |
17 |
55 |
|
AISI 304/316L |
132/16 |
0.355/0.457 |
210-260 |
250 |
45 |
|
AISI 304/316L |
260/40 |
0.150/0.220 |
80-95 |
125 |
53 |
|
AISI 304/316L |
325/40 |
0.150/0.300 |
45-75 |
55 |
43 |
|
AISI 304/316L |
400/125 |
0.065/0.100 |
60-70 |
60 |
61 |
Manfaat Utama Wire Mesh Stainless Steel dalam Filtrasi Minyak Sawit:
Daya Tahan dan Umur Panjang:Baja tahan karat sangat tahan terhadap korosi, karat, dan noda, sehingga ideal untuk digunakan di lingkungan penyaringan oli yang seringkali keras. Ia mampu menahan suhu tinggi, yang sangat penting dalam industri minyak sawit yang memerlukan panas dalam pemrosesannya.
Filtrasi Efektif:Jaring kawat baja tahan karat tersedia dalam berbagai ukuran jaring dan pola tenunan, memungkinkan filtrasi yang presisi. Teknologi ini secara efisien menyaring partikel padat yang tidak diinginkan seperti serat, sekam, dan kontaminan lainnya dari minyak sawit, sehingga memastikan produk yang lebih bersih dan halus.
Ketahanan Korosi:Filtrasi minyak sawit melibatkan paparan minyak, asam, dan bahan kimia lainnya. Jaring kawat baja tahan karat tahan terhadap oksidasi dan korosi, bahkan di lingkungan dengan kelembapan tinggi dan suhu tinggi. Resistensi ini memastikan jaring tetap berfungsi dan mempertahankan kekuatannya selama penggunaan jangka panjang.
Higienis dan Aman untuk Makanan:Baja tahan karat tidak beracun dan tidak bereaksi dengan minyak sawit atau melepaskan zat berbahaya, sehingga memastikan produk akhir minyak sawit tetap aman untuk dikonsumsi. Permukaannya yang halus juga membuatnya mudah dibersihkan, memastikan kontaminan tidak menumpuk dan mengkontaminasi silang batch.
Kustomisasi dan Fleksibilitas:Jaring kawat baja tahan karat dapat disesuaikan dalam hal jumlah jaring, diameter kawat, dan pola tenunan untuk memenuhi kebutuhan filtrasi tertentu. Baik itu jaring kasar untuk filtrasi awal atau jaring halus untuk tahap akhir pemurnian minyak, wire mesh baja tahan karat memberikan fleksibilitas untuk memenuhi berbagai kebutuhan filtrasi di industri minyak sawit.
Dapat digunakan kembali dan Efektivitas Biaya:Jaring kawat baja tahan karat tahan lama dan dapat dibersihkan serta digunakan kembali berkali-kali. Penggunaan kembali ini menjadikannya pilihan hemat biaya bagi produsen minyak sawit yang mencari solusi filtrasi ekonomis dengan kinerja jangka panjang.
Aplikasi Wire Mesh Stainless Steel dalam Filtrasi Minyak Sawit:




Filtrasi Minyak Sawit Mentah:Setelah buah sawit dipanen dan diproses, minyak sawit mentah diekstraksi. Minyak ini biasanya mengandung kotoran padat seperti serat buah, kotoran, dan daun. Jaring kawat baja tahan karat digunakan pada tahap filtrasi awal untuk menghilangkan partikel yang lebih besar ini, sehingga menghasilkan minyak yang lebih bersih dan siap untuk dimurnikan lebih lanjut.
Pemurnian dan Pemurnian:Dalam proses pemurniannya, minyak sawit mengalami beberapa tahapan antara lain degumming, deacidification, decolorization, dan deodorization. Jaring kawat baja tahan karat digunakan pada berbagai tahap untuk menghilangkan sisa padatan, sehingga membantu menghasilkan produk minyak sawit berkualitas tinggi dan halus. Jaring tersebut memastikan minyak bebas dari kontaminasi partikulat yang dapat menurunkan kualitasnya.
Pengeringan Minyak Sawit:Dalam produksi minyak sawit, air sering kali terdapat dan harus dipisahkan. Jaring kawat baja tahan karat digunakan dalam sistem dewatering untuk menghilangkan kelebihan air, memastikan minyak sawit siap disimpan dan diangkut.
Pengolahan Minyak Goreng:Minyak sawit umumnya digunakan dalam masakan dan produk makanan. Filtrasi menggunakan wire mesh baja tahan karat memastikan bahwa minyak nabati akhir murni, jernih, dan bebas dari partikel atau kotoran yang tidak diinginkan, sehingga memenuhi standar keamanan pangan.
Filtrasi Limbah dan Produk Sampingan:Selama ekstraksi dan pemurnian minyak sawit, berbagai produk sampingan, seperti kue minyak dan lumpur, dihasilkan. Jaring kawat baja tahan karat juga digunakan untuk menyaring dan memisahkan produk sampingan ini, sehingga memungkinkan pengelolaan limbah yang efisien dan pemulihan minyak yang dapat digunakan.
Kesimpulan:
Jaring kawat baja tahan karat merupakan komponen penting dalam proses penyaringan minyak sawit, memberikan solusi yang efisien, andal, dan hemat biaya untuk menghilangkan kotoran dan memastikan produksi minyak sawit berkualitas tinggi. Daya tahan, keserbagunaan, dan ketahanannya terhadap korosi menjadikannya alat yang sangat diperlukan bagi produsen minyak sawit, karena menawarkan nilai dan kinerja jangka panjang baik dalam operasi skala kecil maupun skala besar.


